Mesakke Bangsaku Jakarta

Image

Dulu gue ga pernah tau apa itu standup comedy. Sampai suatu saat gue ga sengaja melihat acara tersebut di salah satu stasiun televisi di negeri ini. Saat itu, sebut saja Mr. X, Mr. Y dan Mr. Z sedang melakukan standup. Dari si X sampai dengan Z, gue tidak mendapatkan apa yang disebut menarik dari acara tersebut.

Bahkan gue pun tidak tau siapa itu Pandji Pragiwaksono saat itu. Pada acara tv KENA DEH pun gue masih belum tau siapa host acara tersebut :))) Sampai gue akhirnya terheran heran dengan sosok dia ketika mendengar dia sebagai seorang entertainer di negeri ini mengeluarkan pendapat dia yang kontroversial, yaitu mengenai Legalisasi Ganja..!!! Tiba-tiba gue berkata dalam hati, “Ini orang dateng darimana ya kok tiba2 berani bilang legalisasi ganja di Indonesia?”.

Sampai akhirnya beberapa tahun kemudian, gue diberi kesempatan untuk bergabung dengan sebuah tim bernama @BedebahFC yang beberapa diantaranya adalah comic (comic adalah penyebutan dari seorang standup comedian). Dan disitulah gue bertemu langsung dengan orang yang bernama Pandji. Melalui Bedebah FC ini pula, gue berusaha memahami, bagaimana kehidupan seorang comic dan cara mereka bersosial kepada orang lain, serta berusaha melihat lebih jauh seperti apa Standup Comedy itu melalui video2 di youtube.

OPENING by ARIEF DIDU

ImageMalam Sabtu, 21 Desember 2013, gue pertama kalinya melihat secara langsung, acara standup comedy bertema Mesakke Bangsaku di Taman Ismail Mazuki. Acara tersebut dibuka oleh seorang comic bernama Arief Didu, comic pertama kali yang gue tonton di youtube pada saat gue ingin mengenal lebih jauh mengenai standup comedy. Gue alhamdulillah diberi kesempatan untuk mengenal Bang Arief lebih dekat di Bedebah FC. Kebanyakan materi yang dia bawa itu adalah karakter dia dalam kehidupan sehari hari setiap video yang gue tonton. Pribadinya yang lucu dan sederhana, membuat semua orang suka bercanda terhadap dia, tapi tetap menghormati sebagai seorang senior (atau dengan kata lain, orang tua :p).

Bang Arief seperti biasa, tampil dengan gaya khasnya, membuat penonton tertawa dengan ceritanya. Kekhasan Arief Didu ini adalah materi dia yang lebih kepada pandangan orang lain terhadap dirinya,baik dari sifat maupun performa dia dalam kehidupan sehari-hari. “Pernah gue datang ke Metro TV untuk isi acara, eh tiba2 di depan sekuriti nyetop gue dan blg, “Kalo studio untuk penonton arah sana Mas…”” Atau cerita dia mengenai banyak orang/produser acara menelpon dirinya hanya untuk bertanya nomor telpon comic yang lain. “Lah, gue ini juga comic Nyeeett…” :))))

PERTUNJUKAN DIMULAI

Image

Dan tibalah pada sang bintang acara malam itu, Pandji Pragiwaksono. Sesuai judul show dia, Mesakke Bangsaku, yang dalam bahasa jawa berarti Kasian Bangsaku, mempunyai pesan dan cerita bahwa Pandji mengajak kita untuk merenungkan kondisi negeri ini dengan segala kurang dan lebihnya. Bahwa dia mengatakan kalau Indonesia ini tidak toleran terhadap kaum-kaum minoritas di negeri ini adalah benar. Yang menurut gue paling “menampar” kita adalah mengenai gimana sistem pendidikan di bangsa ini yang menyedihkan. Pada saat Pandji menceritakan pengalamannya bagaimana dia ditertawakan oleh gurunya di depan umum, gue seketika itu diam. Gue diam bukan karena bit Pandji ga lucu, tapi gue tiba-tiba merenung, benar juga apa yg Pandji bilang. Gue dulu dateng ke sekolah selalu ada yang namanya hari mencekam, hari dimana gue dan banyak teman2 gue takut dengan mata pelajaran itu. Bukan mata pelajarannya yang gue ga suka, tapi gue takut dengan gurunya, yang kalau kita salah menjawab, sang guru akan marah dan membuat malu muridnya di depan umum. Belum lagi karakter masyarakat di Indonesia ini yang lebih memilih uang daripada pendidikan.

Dari banyak bit yang Pandji kirim ke audiences kemarin, gue berikan apresiasi tinggi kepada Pandji yang hampir semua materinya lebih ke arah bentuk kepedulian sosial dia atas apa yang ada di negeri ini. Dia tidak hanya menyampaikan fakta yang jelas terlihat di mata kita, tapi dia juga membuat kita berpikir dan merenungkan tentang hal itu. Jujur, gue langsung berpikir, gimana nanti kalau gue sudah punya anak, dan anak gue harus menghadapi hal-hal itu semua? Anak gue takut berangkat ke sekolah karena dia takut oleh gurunya!! Guru yang harusnya jadi pemimpin muridnya bukan menjatuhkan, guru yang harus membimbing muridnya, bukan menertawakan dan guru yang harus mencerdaskan, bukan membuat jadi bego!

Dari show Mesakke Bangsaku kemarin, gue bisa mengambil kesimpulan. Standup comedy yang Pandji bawakan sangatlah berbeda dengan beberapa yang pernah gue lihat. Materi yang dia bawa inshaAllah gue yakin, bahwa dia membuat itu dengan melakukan riset dan kajian yang sangat komperehensif. Sangat berkelas sekali, seorang entertainer membahas masalah pendidikan di Indonesia yang sangat kompleks, dengan pertunjukan yang lucu, mudah dicerna dan yang paling penting, membuka mata dan pikiran kita. Dengan membandingkan sistem pendidikan kita dengan Finlandia, artinya kita harus sadari bahwa kita masihlah jauh dari kata merdeka dalam segala aspek.

KESIMPULAN

Overall, Mesakke Bangsaku buat gue pribadi adalah pertunjukkan terbaik yang pernah gue tonton. Gue pulang dengan bahagia setelah komedi Pandji mengguncang gedung, dan gue pun merenung sampai sekarang atas apa yang dia sampaikan mengenai pendidikan di negeri ini. Gue acungkan jempol untuk Bang Arief, sebagai opener, dia layak berdiri di panggung gedung terbaik di Jakarta malam itu dengan menghibur kita semua. Pandji telah melakukan pilihan yang tepat untuk memberikan kehormatan kepada Bang Arief untuk membuka acara Mesakke Bangsaku.

Mungkin ada 1 hal yang ga semua orang tau mengenai hal ini, dan ini sangat penting untuk gue, dan orang lain ketahui mengenai Pandji Pragiwaksono. Sebutlah seorang teman bernama Fuad, yang membantu acara Pandji dari awal sampai dengan akhir bercerita ke gue sebelum Mesakke Bangsaku dimulai. Bang Fuad bercerita ke gue, bahwa Pandji memaksa sekali untuk tampil di gedung teater Taman Ismail Marzuki, padahal sebagai pelaksana detail urusan acara, Bang Fuad bilang bahwa gedung tersebut adalah gedung termahal, teribet, tersusah dan segala ter ter ter lain yang sering membuat orang kesal. Belum lagi gimana Pandji harus meyakinkan dewan kesenian untuk bisa tampil disitu. Gue ga tau ya mengenai komersialnya, tapi yang pasti pendapatan yang diperoleh pasti akan jauh lebih kecil karena mahal dan ribetnya gedung itu. Tapi dibalik itu semua, Pandji mempunyai tujuan tersendiri. Dia ingin membuktikan bahwa Pandji yang dulu pernah ditertawakan guru dan teman-temannya, sekarang bisa berdiri di panggung gedung termegah di Jakarta, bahkan di Indonesia. Selain itu, dia ingin sekali mendukung comic2 lain pada khususnya bahwa mereka mampu melakukan apa yang telah Pandji lakukan malam itu. Excellent…!!!

Pandji membuktikan bahwa peduli terhadap bangsa tidak melulu bicara mengenai kampanye politik. Gue salut dengan dia, orang yang dulu membuat gue heran karena legalisasi ganjanya :p Dan sekarang gue paham, setiap karya seninya adalah hal-hal yang didasari oleh observasi yang kuat terhadap lingkungan sosial  disekitar….

Image

1 Comment

Filed under Fresh from Daily Activity

One response to “Mesakke Bangsaku Jakarta

  1. wuih review dari anggota bedebah fc😀 chant kalian seruu hehehe.. iyaa gw juga suka banget sama materi2 yang dibawain pandji, bahkan walaupun udah nonton langsung gini tetep pengen banget beli dvdnya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s